Cara Menghitung Biaya Listrik Dirumah Yang Benar Dan Mudah

Penulis : Zubaidah
Tayang sejak : 12 Jan 2023
Bagikan : 562 x

Cara Menghitung Biaya Listrik Dirumah Yang Benar Dan Mudah

Cara Menghitung Biaya Listrik Dirumah Yang Benar Dan Mudah

Mengingat ada banyaknya peralatan yang ditenagai daya listrik, maka penting bagi Anda memahami bagaimana cara menghitung biaya listrik bulanan rumah tangga dengan benar. Pasalnya, biaya ini  merupakan salah satu pos pengeluaran primer yang tentunya tidak bisa diabaikan. 

Maka, agar Anda pun bisa menghemat tagihan listriik tersebut, anda perlu memprkirakan pengeluaran ini mulai dari televisi, lampu, kulkas, pompa air, AC, serta ponsel secara keseluruhan. Lantas, bagaimana cara menghitung biaya listrik selama 1 bulan? Jika ingin tahu, simak langkah-langkahnya di bawah ini! 

Cara Menghitung Biaya Listrik Perbulan 

Tak dapat dipungkiri ada begitu banyak peralatan yang memerlukan tenaga listriik. Sehingga, penting untuk Anda mengetahui pengeluaran bulanannya agar bisa menghemat penggunaan. Adapun cara menghitung biaya listrik rumah ialah sebagai berikut.  

1. Periksa Golongan Listrik Rumah Anda 

Cara menghitung biaya listrik bulanan rumah tangga yang pertama adalah ketahui dahulu golongan listrik hunian Anda. Sebab, dii Indonesia sendiri pelanggan listrik terbagi ke dalam beberapa macam, salah satunya ialah golongan tarif rumah tangga. 

Bila merujuk pada Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral nomor 28 tahun 2016 tentang Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh PLN, disebutkan terdapat tiga golongan rumah tangga, yaitu 

- Golongan RT kecil tegangan rendah, yakin listrik berdaya 450 VA, 900 VA, dan 900 VA. 

- Golongan Rt menengah tegsngan rendah, yakin daya 3.500 VA sampai 5.500 VA.  

- Golongan RT besar tegangan rendah, yakin berdaya 6.600 VA ke atas. 

2. Ketahui Tarif per Kilo Watt Hour


Cara mengtahui biaya listrik perbulan berikutnya ialah ketahui tarif listrik sesuai golongan. Adapun listrik untuk pelanggan non-subsidi dengan Tegangan Rendah (TR), tarinya ialah Rp 1.467, 28/kWh. Golongan ini meliputi pelanggan berdaya 1.300 VA 2.200 VA, 3.500 VA, 5.500 VA, dan lebih dari 6.600 VA. 

Sedangkan, pelanggan rumah tangga 900 VA Rumah Tangga Mampu (RTM), tarifnya ialah Rp 1.352/kWh. Namun, perlu diingat, tarif ini bisa berubah sesuai keputusan pemerintah. Maka, perlu Anda cermati dahulu saat ingin menghitung biaya listri. Selalu pastikan apakah sudah sesuai dengan tarif yang sedang berlaku atau tidak.  

3. Cek dan Catat Peralatan Elektronik 



Setelah mengetahui golongan dan tarifnya, cara menghitung biaya listrik bulanan rumah tangga berikutnya ialah cek serta catat seluruh peralatan elektronik. MIsalkan, Anda memiliki satu buah kulkas berdaya 350 watt, mesin cuci 350 watt, setrika 300 watt, AC 800 watt, TV 100 watt, serta 5 lampu berdaya , masing-masing 10 watt.

Hal ini ditujukan untuk mengetahui rincian penggunaan listrik secara mendetail. Sehingga, perhitungannya pun dappat dilakukan dengan tepat. 

4. Estimasikan Penggunaan Listrik


Selanjutnya, jika setiap peralatan  elektronik telah diketahui penggunaannya, Anda bisa mulai mengestimasikan keseluruhan barang tersebut. Sebelum itu, perlu diketahui bahwa kebutuhan listrik setiap alat berbeda-beda lantaran sebagai faktor. pertama, karena penggunaan daya listriknya yang tidak sama. 

kedua, konsumsi lisrrik yang bisa statis atau dinamis. Misalnya, konsumsi listrik lampu bersifat statis karena kebutuhan listriknya tetap ketika menyala. BErbeda dengan penanak nasi yang konsumsi listriknya dapat mencapai 300 watt saat digunakan. Namun, apabila dipakai untuk menghangatkan makanan, maka Anda hanya butuh listrik 45 watt. 

Ketiga ialah faktor jangka waktu suatu alat dinyalakan setiap harinya. Sebagai contooh, 5 lampu berdaya 10 watt dengan tegangan 1.300 VA. Lampu ini konsumsi listriknya bersifat statis dan digunakan setiap hari selama 12 jam.   

sehingga, cara menghitung biaya listrik selama 1 bulan untuk lampu tersebut ialah sebagai berikut.

- 5 lampu x 10 watt x 12 jam = 600 watt/hari

sedangkan untuk peralatan elektronik yang konsumsi listriknya dinamis, lebih kompleks menghitungnya karena perlu di cermati rata-rata jangka waktu penggunaannya. Jika anda sudah mengetahuui cara perhitungannya, maka kemudian coba estimasikan keseluruhan penggunaan listrik. Berikut contohnya. 

- kulkas berdaya 350 watt rata-rata penggunaan harian ialah 1 jam, maka estimasi penggunaannya ialah 1 item x 350 watt x 24 jam = 8.400 wawtt/hari.

- mesin cuci berdaya 350 watt rata-rata penggunaan harian ialah 1 jam, maka estimasinpenggunaannya ialah 1 item x 350 watt x 11 jam = 350 watt/hari.

  • - setrika berdaya 300 watt dengan rata-rata 1 jam per hari, maka estimasinya ialah 1 item x 300 watt x 1 jam = 300 watt/hari.

  • - AC berdaya 800 watt dengan rata-rata 11 jam per hari, maka estimasinya ialah 1 item x 800 watt x 11 jam = 8.800 watt/hari.

  • - TV berdaya 100 watt dengan rata-rata 4 jamm per hari, maka estimasinya ialah 1 item x 100 watt x 4 jam = 400 watt/hari.

  • 5. Hitung Total Biaya Listrik



JIka estimasi telah diketahui, maka cara menghitung biaya listrik selama 1 bulan yang terakhir ialah mentotalkan seluruh perhitungan di atas seperti berikut. 

- 600 watt + 8400 watt + 350 watt + 300 watt + 8.800 watt + 400 watt = 18.850 watt/hari. 

- 18.850 watt x 30 hari = 565.500 watt/bulan.

Lalu, ubah satuan watt tersebut menjadi KWh atau kilowatt per hour dengan cara membagi 1000 total tersebut.

- 565.500 watt : 1000 = 565,5 KWh/bulan

Setelah mengetahui jumlah konsumsi listrik bulanan dalam satuan KWh seperti di atas, maka Anda tinggal mengalikannya dengan tarif dasar listrik sesuai golongan hunian, yakni Rp1.467,28.

Maka, jumlah total biaya listrik bulanan rumah tangga Anda ialah Rp829.746,84.

Demikianlah cara menghitung biaya listrik rumah yang bisa Anda coba. Hal ini cukup penting dilakukan agar Anda mengetahui totalan pengeluaran berbagai elektronik. Sehingga, Anda pun dapat mengurangi penggunaannya demi menghemat tagihan bulanan. Semoga bermanfaat!

----------------------------

https://prospeku.com/

Rekomendasi Artikel Pilihan